Thursday, May 15, 2014

Japan (Babymoon) Trip Day 6: Tokyo DisneySea

Selasa, 16 April 2013

Setelah ngalor-ngidul di dunia perebes-ebesan, saatnya melanjutkan postingan Jepang. Yang udah setahun yang lalu. Buseeetttt..

Karena udah setahun, pasti banyak yang lupaaaa (alasaaaan). Apalagi hari iini dihabiskan di Disney Sea dimana bumil kebanyakan bengongnya!

Yastralah, mari kita kerahkan semua ingatan.. sambil tiup lilin karena hari ini ada yang ulang tahun! Selamat ultah suamiku, ulang taun di Disneysea ajib banget ya pasti rasanya… *kecup*

Perjalanan dengan kereta membawa kami ke stasiun Maihama, yang merupakan gerbang Disney Resort. Dari sini kita naik monorail lagi untuk menuju DisneySea.

Maihama Station

We meet again!
The one who is takinga  photo... is one arek Suroboyo (nguping pembicaraan)

Happy 30th birthday, Tokyo Disney Resort!


Touch down DisneySea! (sambil merem)



Yang pertama kali dilakukan... tentunya ke souvenir shop!



suka sama kaos Mickey klasik yang ini!


Gemes nggak siiiihhh? Terbayang sesi high tea ala-ala Alice

Pengen borong semua cangkir-cangkirnya, tapi kemudian akal sehat mengatakan gimana mau bawanya bu?

Sebenarnya jika tidak terbatas oleh waktu, mau banget mengunjungi Tokyo Disneyland juga. Tapi karena udah pernah ke versi mininya, yakni Disneyland Hong Kong, maka jadilah kita ke DisneySea.. yang tingkat unfriendliness-nya untuk bumil jauh lebih tinggi dibanding Disneyland, karena ride-ridenya memang lebih “dewasa”, lebih serem dan thrilling.



Lalu apakah bumil akan bersedih? Tentu tidak, karena bumil yang satu ini penakut. Some would say, “Aduuuh, udah jauh-jauh ke DisneySea Jepang, masih aja nggak mau naik ride-nya? Sayang kaaann…” Bisa ditepis dengan gerakan elus-elus perut buncit!

Jadinya bisa bebas deeeehhh duduk-duduk sementara suami bersenang-senang sendirian di ride. Oiya salah satu keuntungan dari punya istri hamil (plus penakut!) adalah dia bisa bebas melenggang masuk hampir di semua wahana favorit, karena ia adalah single rider! Jadi ketika sedang mengantri sebuah wahana, lalu seorang petugas DisneySea mengatakan, “Singo raido, singo raido?” Melangkahlah Mono dengan pasti menerobos antrian. ASIK KAN!

First stop, kita naik yang nyantai-nyantai dulu.. naik DisneySea Electric Railway di American Waterfront Station. Ini semacam kereta yang mengelilingi DisneySea.





But first! Ngemil duluuuuu...




Dari situ, kami menuju kawasan Mysterious Island untuk naik ride Journey To The Center of The Earth. Ride yang diadaptasi dari novel Jules Verne dan juga udah dibuat filmnya ini konon okerio banget lho. Buat penggemar thrilling ride emang udah pasti deh harus naik ini. Yaa walaupun dikata di sini penakut tapi kan ngintip yutupnya jugaa..




 Selama nungguin yang naik Journey to the Center of The Earth, kita foto dulu sama goofy!
Lost River Delta
Selanjutnya, ke kawasan Lost River Delta buat (nganterin yang mau) naik Indiana Jones Adventure: Temple of The Crystal Skull dan Raging Spirit. Lagi-lagi di sini bumil harus duduk menunggu karena dua-duanya thrilling ride. Eh tapi setelah googling, Raging Spirit nggak terlihat terlalu menakutkan.. Walaupun ada loop yang berputar 360 derajat, nggak ada yang curam-curam bikin takut sampe turun berok. Ok, next time jajal!


image from www.themeparkreview.com 
Arabian Coast
Malam di araaappp, seperti siangnyaaa… Panas menyengat, setiap saat, memang aneh benaarr…
Kawasan Arabian Coast jadi perhentian selanjutnya. Di sinilah bersarangnya tokoh-tokoh seperti Aladdin, Jasmine, Sinbad dan kawan-kawan. 

Ternyata di sini juga tempatnya wahana-wahana yang bersahabat untuk bumil. Nah, untuk mengobati raga ini yang dari tadi belum ngerasain satupun wahana, kita naik Jasmine’s Flying Carpet aja lah yaaaa.. :))  Yang bentukannya kurang lebih kayak Gajah Bleduk lah, tapi bentuknya karpet berwarna-warni yang cantik.










Setelahnya, kami ke Sinbad’s Story Book Voyage. Kalau yang ini kurang lebih sama seperti A Small World di Disneyland atau Istana Boneka di Dufan, tapi ada alur ceritanya. Selain itu, boneka-boneka yang tampil memang terlihat sangat hidup, mungkin karena teknologi Jepang yang memang tiada banding.



Saatnya makan siaaaanggg! Namanya juga lagi hamdun, lapar setiap saat ya sis. Karena kita lagi berada di kawasan Arabian Coast, akhirnya pilih tempat makan yang terdekat, yaitu Casbah Food Court.




 Langsung ngerasa beruntung deh, karena nemu makanan yang BERBUMBU! Secara selama 5 hari belakangan kita udah kayak orang udik mamam sepenlepen atau lauson melulu, ketemu rice curry itu bagaikan nirwana deh..

That three sauce is chicken, lamb, and beef. Komplit ya, lengkap dengan pita bread segala. Endeussss...
Perut kenyang, perjalanan dilanjutkan ke kawasan Mermaid Lagoon. Satu kata untuk menggambarkan kawasan ini adalah KAWAIIII… Tempat berkumpulnya Ariel The Mermaid dan kawan-kawan ini penuh dengan warna-warni nan indah.






 Di sini juga terdapat berbagai macam wahana, tapi mostly buat bocah (dan aku si bumil penakut tentunya). Sayangnya saat itu antriannya lagi panjang. Jadinya kami melipir deh untuk nonton Ariel Show di Mermaid Lagoon Theater.

Saat memasuki teater, saya kira pertunjukannya bakal digelar di panggung, seperti show-show lainnya. Ternyataaaa, The Little Mermaid tampil melayang di udara, layaknya sedang berada di air! AWESOMEEEE… Sayangnya dalam bahasa Jepang. Tapi karena bagus, show ini layak tonton walaupun #AkuRaNgerti.

image from here
Dari sana, kami balik lagi ke Mysterious Island. Kalau tadi nemenin Mono naik  Journey to The Center of The Earth, kami tergoda untuk mencoba wahana yang kayaknya terlihat fantastis ini. Karena dari luar nggak terlihat penampakannya, kami pun menduga kalau wahana ini terletak di bawah. Curiga nggak boleh buat ibu hamil, saya pun memasuki wahana sambil pegang-pegang perut. Petugasnya pun langsung dengan sigap menjawab pake bahasa tubuh juga, silakeuuunnn…




Sesuai namanya, 2000 League Under The Sea membawa kami ke dalam sebuah “kapal selam”dan melintasi “bawah laut”, bertemu dengan ikan-ikan, singa laut, dan para makhluk dasar laut lainnya. Emang sih nggak beneran, tapi rasanya real banget. Cenggih!

Hari semakin dingin, tapi masih ada satu wahana yang belum dinaiki, yaitu Tower of Terror.  Wahana ini berada di dalam sebuah kastil besar yang indah  milik Mr. Hightower yang hobi koleksi benda-antik. Sayangnya eik nggak ikut masuk deh! Boleh nggak sih liat-liat tapi abis itu turun lagi nggak main? *ngelindur

image from here

Oiya, wahana ini termasuk must-try karena seru bingit.. Yang naik akan dijatuhin dari puncak tower. MERINDING!

Selesai Tower of Terror, selesailah sudah Mono menunaikan ibadah thrilling ride. Padahal masih sore. Begini ya rasanya pelesir tanpa perlu antri berjam-jam.. Ni’madnyaaa! Akhirnya kami jalan-jalan aja sambil menikmati suasana nambil naik Disney TransitSteamer Line.

Sebelum naik, kami sempat melihat teaser untuk kehadiran wahana Star Tours: The Adventures Continue yang saat itu memang belum hadir di haribaan Disneyland, yaitu nangkringnya sebuah pesawat C3PO di daerah Lost River Delta. Puk puk suami yang ultimate die-hard fans of Star Wars.. Cup cup.. Ada alasan kan buat kesini lagi.. Az az azek!


Selfie berjamaƔh... bersama pasangan di belakang
 Saat itu Disneyland dan segenap Disney Resort Tokyo sedang merayakan ulang tahunnya yang ke-30, makanya banyak dekorasi-dekorasi bebungaan yang menghiasi seluruh kawasan. Kawainyaaaa..



Cieeeee...


Sebelum pulang, kami sempat mau nyobain wahana Toy Story Mania dulu. Sayangnya setelah menikmati kosongnya antrian dimana-mana, akhirnya kami harus terima kenyataan bahwa wahana ini antriannya sampe 2 jam saja! Oh mamaaa.. apalagi peraturan singo raido tak lagi berlaku karena aku kan ngintillll..






Chip and Dale!


Oke deh, karena menurut review ternyata Toy Story Mania juga nggak begitu seru, akhirnya kami terpaksa mengucapkan sayonara kepada Disneysea! Selain karena hujan mulai turun dan Fantasmic beresiko dibatalkan, tenaga bumil udah nggak bisa diajak kompromi.



Another souvenir shop with Uncle Scrooge inside! 

Good bye DisneySea.. One day I dream about staying at Miracosta, plus sediain budget dan space di koper buat belanja di souvenir shop sampe pingsan!

No comments:

Post a Comment