Thursday, September 6, 2012

Hong Kong & Macau Trip: Day 2

Today’s itinerary: Foto-foto di Avenue of Stars, main seharian di Ocean Park, dan belanja di Ladies Night Market Mong Kok. Let’s go!

Rise and shine! Seperti biasanya, matahari bersinar sangat cerah di HK. Summer is very on! Pas banget, karena hari ini saya dan Mono bakalan ber outdoor ria.



Perjalanan pagi ini dimulai dengan tujuan ke Avenue of Stars, one of famous free spot in HK. Terletak di Tsim Sha Tsui Promenade, jaraknya sangat dekat dari hotel kami. Nyebrang lewat subway East Tsim Sha Tsui Station, udah nyampe. Kami pun langsung disambut dengan "hamparan" bintang-bintang Mandarin.








Ke Avenue of Stars, tentunya nggak halal hukumnya kalo nggak foto sama Bruce Lee dengan pose samaan.




WATTAA!!
Selain itu, saya nemuin di kaki, seorang artis dengan nama yang sungguh menggelitik...

Penasaran bentukan orangnya kayak apa...

Once our cameras loaded, time to go to Ocean Park! Akses menuju Ocean Park sangatlah mudah, tinggal turun ke station Tsim Sha Tsui, naik Tsuen Wan Line menuju Admiralty Station. Oh iya, untuk cari tau jalur-jalur MTR di HK, station, dan tarif tiap perjalanan, tinggal klik www.mtr.com.hk. Praktisnyaa untuk nyusun itinerary.. Jawara!

Sesampainya di Admiralty Station, kami cari Exit B sekaligus cari tiket yang menjual tiket masuk Ocean Park. Nah sebelum naik tangga menuju bus, ada toko yang menjual souvenir MTR Hong Kong, dan kami beli tiketnya di situ. Sepertinya udah males yaaa ngeluh tentang ngantri, tapi di situ memang ngantri lagi *uh oh*. This is not a good sign.. Sepertinya bakalan terjadi cendol manusia nih di sana.

Setelah membeli tiket, kami pun naik tangga dan langsung ketemu dengan bus 629 yang bakal mengantar ke Ocean Park.  Ngeliat banyaknya bus bertingkat yang parkir di sini, hati sedikit tenang deh.. Nggak bakal lama keangkutnya walaupun ngantri.

Aaaand.. Touchdown Ocean Park Hong Kong!


What is Ocean Park actually? Banyak yang menyamakan theme park ini dengan Ancol, well.. Emang bisa dibilang setipe sih, karena theme park ini nggak cuma berisi wahana-wahana adrenaline-pumping aja, tapi juga menjadi kandang raksasa berbagai fauna. Seperti Gelanggang Samudra Ancol, tapi dalam range yang lebih bervariasi, seperti panda, monyet, dan binatang laut di satu kawasan tanpa biaya tambahan. Dengan modal HKD 250, silakan pilih wahana sesuai minat Anda!

Hot Air Baloon Festival at Waterfront
Ocean Park terbagi menjadi dua kawasan: The Waterfront dan The Summit. Waterfront berlokasi setelah pintu masuk sekaligus pintu keluar dari Ocean Park. Sedangkan The Summit yang letaknya berjauhan dari The Waterfront bisa ditempuh dengan dua cara: the famous Cable Car, atau Ocean Express yaitu semacam kereta tapi nuansanya dibuat seolah-olah lagi naik kapal selam.

Di depan Ocean Express. Tapi tetep pilih jalur udara!
Sampai di The Waterfront, antrian udah terlihat dimana-mana. Maka kemudian kami pun berstrategi. Daripada menghabiskan waktu di The Waterfront yang juga adalah pintu keluar, mendingan naik cable car dulu menuju The Summit, main, kemudian balik lagi ke Waterfront setelah makan siang sekaligus keluar dari Ocean Park. JENIUS YA!! Strategi tersebut nampaknya ciamik dan kami pun bersiap untuk menuju cable car station. Tapi tapi tapi... Ternyata strategi tersebut nampaknya tak terlalu henius karena antrian masih tetap panjang! *harus ngurangin MSG agar lain kali lebih pinter mikirnya*

Cing cu'i, Cing ngantri, Cang ngantri..
Untungnya Cable Car jumlahnya juga ratusan, jadi ngantrinya nggak lama. Setelah ngantri sekitar 10 menitan, kami pun langsung loncat masuk ke dalam cable car! Asiknyaaa.. Cable car ini kapasitasnya maksimal 6 orang, tapi karena jumlahnya banyak, mau sendirian di dalem juga monggooo..

Boarding...

Departing..
Terkesimalah langsung diri ini ketika berada di dalam cable car. Ya Gustiii.. emang bener-bener bagus pemandangannya yaaaa.. Warna-warni dari cable car seolah-olah bersatu sama hijaunya bukit dan birunya laut. AH MA ZIIING!


Hair Raisernya udah keliatan!

Setelah 10 menit perjalanan, maka sampailah kami di The Summit. Yang pertama kali dilakukan adalah naik Hair Raiser, the big rollercoaster.


Denger-denger sih, rollercoaster ini seru karena floorless coaster. Denger-denger juga bisa bikin rambut berdiri. Denger-denger ngantrinya juga panjang. Kenapa denger-denger? Karena saya nggak mau naik :D Biarlah suamiku mengantri sendirian, dan biarlah nyali yang saya miliki mentok dan terendap di tahun milenium dan di Dufan, karena nyaliku semua akan kupersembahkan di Disneyland hari kelima! *bismillah*

Setelah dese turun dari Hair Raiser, kami pun mencari-cari wahana yang layak naik (ngantrinya manusiawi).  Hasilnya nihil nan mustahal. Sepertinya strategi nan jenius tadi tak sejenius kelihatannya.. Ya sudah, kami pun memutuskan nggak ngoyo untuk naik wahana, dan lebih exploring the fauna sides aja. Berangkatlah kami ke kawasan Rainforest, di mana terletak hewan-hewan iklim tropis.

#nofilter #emangwarnanyabegini #lucuya #iniblogwoibukaninstagram
Kodok ini katanya racunnya dahsyat!


Setelahnya, kami makan siang di Terrace Cafe (jangan lupakan ngantri SETENGAH JAMnya ya, kakak). Walaupun harganya cukup mehong, penuhnya tempat makan lain bikin kami makan di sini deh.. Tapi worth the price dan makanannya cukup unik kok, kayak seafood rice in a baby pumpkin seperti yang saya pesen ini.. Endeeeesss!

Jam sudah menunjukkan pukul 2 siang, saatnya kembali ke The Waterfront. Karena lokasi resto tadi lebih dekat dengan Cable Car Station daripada Ocean Express, maka kamipun menempuh jalan udara kembali. Ternyata ini pilihan yang tepat, karena sesampainya kembali di The Waterfront, cable car station langsung terhubung di kawasan Old Hong Kong,  yang baru aja diresmikan Maret tahun ini.


Bus ini rasanya pengen gue bonsai, trus dijadiin pajangan di atas tipi!

 I love this area! Menginjakkan kaki di sini bagaikan berada di daratan China tahun 50-70an. Mulai dari bus tua, food hawker yang ada di pinggiran jalan, becak, sampe poster-poster vintage yang ditempel di tembok. We spent a lot of time taking photos.








Please don't mind the dekil-and-bau-matahari face..
Yuk ah udahan foto-fotonya, karena panda sudah menunggu! Kawasan Amazing Asian Animals di Ocean Park ini memang kawasan yang paling diminati mengingat kalo nggak liat panda di China ya.. ibarat ke toilet tapi nggak kena air (analogi yang tak patut ditiru).

Si giant panda sendiri bernama Ying Ying, yang kamarnya super luas, dingin, dan tersedia tumpukan bambu untuk memuaskan nafsu makannya yang tak berujung.

Karena kandang si Ying Ying ini dipenuhi sama pengunjung yang lagi foto-foto, jadinya agak jauh deh dari jangkauan pandang kamera saya. Eh nggak lama pantat hitam putih tersebut diangkat, dan dia bergerak dan pindah tepat di depanku! Aseek aseek aseek.. Emang jodoh buat difoto deh ya kamuuu...

Ini perasaan gue doang apa ni panda senyumnya liciks gimana gitu ya..




Selain giant panda, ada juga red panda yang tinggal di sini. Bentuknya super kiuuutt, kayak firefox tapi warnanya lebih ke coklat tua. Pengen pelukkk!!!


Keluar dari Amazing Asian Animals, mari beranjak untuk melihat berbagai jenis ikan di The Grand Aquarium. Nah kalo kawasan ini memang sedikit mirip dengan Sea World Ancol tapi jauh lebih luas. Say hello to ikan pari, bintang laut, dan berbagai penghuni samudera!




Tak terasa, sudah jam 4 sore ajuah.. Waktunya meninggalkan Ocean  Park.  Sebenernya masih mau banget menghabiskan waktu sampe malem di sini, tapi mengingat jadwal belenjeus di Mongkok yang sepertinya tak rela untuk dilewatkan, ditambah keadaan kaki yang akan bertambah miserable jika dipaksa ngantri wahana, maka kami mengucapkan ciao! Kepada Ocean Park. Hopefully masih bisa kesana lagi di saat winter. Pastinya akan lebih menyenangkan yaaa...

The Ladies Night Market Mong Kok                                                     
Apa yang biasanya ibu-ibu rasakan jika sedang berbelanja ditemani misua? Istri turn-on, suami manyun. Makanya tak heran apabila kita merasa bersalah selama berbelanja, mendingan nenteng bejibun kantong belanjaan sendiri deh! Itulah yang menjadi kekhawatiran saya ketika memasukkan jadwal shopping ke dalam itinerary Hong Kong kali ini.

Padahal, Hong Kong itu kan salah satu destinasi belanja terbaik di Asia. Termasuk kepada orang-orang merugi dong, kalo nggak belanja di sini. Nggak cuma mall-nya aja yang menggetarkan jiwa, street shopping nya juga sayang kalau dilewatkan.

Alhamdulillaaaah... Mono yang baru aja mendeklarasikan diri sebagai kolektor Star Wars dan Lego, kemudian "dicerahkan" dengan hasil browsing bahwa mainan-mainan incarannya berharga sangat murah di sini. Jadi, perjalanan belanja pun direstui dan di-approve. Yippieeee!

Apalagi daerah Mong Kok yang jadi tujuan hari ini juga menjadi bersarangnya berbagai toko mainan. Cucok lah.. Kalo Mono lagi belanja mainan, saya yang nunggu dan sebaliknya. Kalo udah impas begini, nggak ada yang boleh manyun dan minta pulang!

The Ladies Night Market sendiri letaknya berada di Tung Choi Street, yang setiap harinya ditutup jam 4 sore untuk kendaraan dan langsung berubah jadi pasar malam. Barang-barang yang dijual kebanyakan bentuknya souvenir oleh-oleh, seperti kaos I LOVE HONG KONG, magnet kulkas, gantungan kunci dan sebagainya.
Pasar ini juga terkenal dengan barang-barang KW-nya. You can find fake Balenciaga, Birkin, and Marc Jacobs here. Lebih gong lagi ternyata pasar ini juga jualan KW-nya Toms Shoes!

Suasana Tung Choi Street sebelum malam


Saya yang bukan penggemar barang palsu (I’d rather have a bag from Little Thing She Needs or Gaudi than wearing a fake Chanel), jadinya nggak terlalu giras.  Tujuannya memang cuma lihat-lihat aja sih. Sekaligus mencoba peruntungan, apakah pasar ini sedahsyat Pasar Chatuchak Bangkok? Tentu tidak, sodara-sodara.. Buat saya pasar Chatuchak masih yang terbaik.

Karena kami baru sampe sekitar jam 5 sore, maka Ladies Night Market belum begitu rame. Yaudah marilah kita hunting mainan dulu. Kaki menuju ke CTMA Center, yang katanya menjual mainan Jepang terbaik di Hong Kong.

Well, what can I say? Not much actually since I was just ngedeprok nungguin laki aye belanja. I have zero interest in toys jadinya gak semangat ikut liat-liat (jadi heran kenapa sih kemaren itu kita kawin?)

Tapi ada satu hal menarik yang saya perhatiin adalah, ternyata di Hong Kong itu banyak gedung yang disulap jadi toko, gak peduli semini apapun gedung tersebut. Seperti CTMA Center ini yang lucunya cuma punya eskalator naik. Kalo mo turun lewatnya tangga darurat! Nggak seperti di Indonesia yang semuanya terpusat di mall atau ITC, kadang-kadang toko incaran bentuknya kecil dan agak ngumpet gitu. Bisa juga tokonya terletak di apartemen. Jadi kayak kebanggaan tersendiri ya kalo bisa nemu barang lucu nan tersembunyi..

Stormtroopernya, kakaaak..
Oiya setelah bosan duduk-duduk, saya pun menyempatkan ngambil foto mainan di CTMA Center. Emang gila sih lengkapnya!


Setelah misua selesai, saatnya giliranku! Tapi memang belanjanya nggak terlalu semangat sih, mengingat banyaknya barang KW tadi. Mungkin juga pengen jadi mak irit dulu kali ye.. Scara jadwal belanja ada di hari keempat. Paling beli kaos-kaos Hong Kong buat bokap sama adik. Sama satu deeeh tas Balenciaganya yaaa... Kali-kali ada yang mau gitu.

Akhirnya hari kedua ini berakhir. Kaki mat pegel, perut mat laper, semua ditutup dengan kebab dan tidur bak kebo. See u tomorrow in Macau!


2 comments:

  1. taun depan, cibi2 pongos goes to HK. insya Allah. care to join??? hihiihi

    ReplyDelete
  2. Insya Allah, kalo dikasi ijin misua :)

    ReplyDelete