Tuesday, October 18, 2011

The Bangkok Trip Part 1

Prologue: This blog is owned by a newlywed. But this coming trip story doesn’t come from the couple, it’s from the wife and her girlfriends.

Ceritanya, saya dan temen-temen cewek bertujuh jadi salah satu yang berhasil dapetin tiket murah Jakarta-Bangkok naik penerbangan lowcost yang terkenal seantero dunia itu. Tiketnya berhasil dibeli sekitar bulan Oktober 2010, di mana saya belum menikah, dilamar pun belum! Tapi dengan pedenya saya langsung minta izin pacar (yakin amat yaaa... untungnya sekarang sudah jadi suami #hihi) untuk pergi ke luar negeri tiga hari.  Untungnya dia ikhlas, kayanya kasihan sama saya yang fakir traveling. Jadilah 10 September sampai  13 September kemarin saya berangkat. Yeay!  

Oiya, sebenernya trip ini nggak bakal berhasil tanpa kehadiran sang mami Septy (Twitter: @TianyUD). Gadis manis (single and available) ini yang paling rajin browsing tiket, cari tau jalur-jalur Skytrain, booking hostel, pokoknya saya berenam yang males-males ini tinggal bayar, rebes! Dia juga yang bikinin itinerary super lengkap beserta perkiraan biaya-biaya dan waktunya segala, walaupun pada prakteknya nggak semua sempet dilakuin. We love you Septiany! Well, And the Bangkok story goes..



The Three-Nights Stand 
Kita nginep tiga malem di Bangkok, dan sampe di Bangkok sudah jam 9 malem. Walaupun kita bukan backpacker, kita juga nggak mau stay di hotel mahal-mahal dong! Tapi harus tetep clean dan layak buat selonjoran. Dan Septy nemuin satu hostel yang super niceeeee banget bernama Lub. D. Youth hostel ini bersih, murah, dan strategis banget. Terletak di depan mall Siam Paragon, tinggal ngesot ke Siam Discovery dimana museum wax Madam Tussauds berada, deket  7Eleven kalo mendadak laper, plus yang paling penting di depan kita BTS Station Siam yang bawa kita kemana-mana... Cihuy ya? 
Tampak depan Lub D

Ada tempat mainnya lho

Kebagian tidur di atas :D

Mesin-mesin serbaguna




Ini juga pengalaman saya pertama kali nginep di youth hostel. Amazed sama tempat tidur bertingkat, ruangan yang nggak spacious, tapi sangat-sangat nyaman. Setiap tempat tidur disediain 3 colokan charger.  Kamar mandinya pun rame-rame, tapi bersihnya ngalahin kamar mandi Celebrity Fitness. Ada mesin kondom (ehem), mesin washing powder, dan mesin cuci buat para backpackers kalo susah nemuin kali dan papan penggilesan di Tibet sana. Di lobinya pun ada komputer terkonek internet dan WiFi gratisaaan...  Malahan ada movie theater di lantai atas (yang nggak sempet saya ceki-ceki berhubung kamar kita di bawah)! Seru ya.. Bayangan saya tentang hostel itu jorok langsung buyar. Oiya, satu malem di sini untuk dorm-nya hanya 40 Baht saja atau sekitar 120ribu rupiah lho...

to be continued...

1 comment:

  1. hello..km booking lub dmn??btw klo pakai cc org lain,hrs dibawa cc nya pd saat check in?

    ReplyDelete