Sunday, July 24, 2011

(Lebih) Satu Bulan Menikah

Saat menulis ini, ada satu dengkuran yang menemani persis di sebelah saya. Alhamdulillah, suara dengkuran suami.  Dengkuran yang sudah sebulan lebih menemani sejak 5 Juni 2011.

Banyak yang bertanya, bagaimana rasanya jadi istri? Well, pengalaman satu bulan menjadi istri memang belum banyak yang bisa diceritakan. Yang jelas, saya begitu menikmati masa “honeymoon phase” yang katanya, cuma 14 bulan ini. Katanya sih menurut penelitian, setelah 14 bulan masa pernikahan, mulai muncul rasa bosan menjalani pernikahan (ah semoga tidak).

Hal-hal baru yang menyapa pasca 5 juni 2011: Bangun jam 3 pagi untuk menyiapkan makanannya yang akan segera dijemput bekerja, space di lemari yang kini terisi dengan boxer dan kemeja kotak-kotak, satu lagi suara laki-laki yang terdengar di ruang keluarga, tempat tidur yang tak lagi milik sendiri (untung saya tidurnya kalem :)),  sepatu pantofel hitam di rak alas kaki, tangan yang bau bawang karena mencoba memasak untuk suami,  minum jeruk nipis tiap pagi saat menginap di rumah mertua, dan yang paling menyenangkan adalah pelukan dan ciuman hangat sesaat sebelum tidur dan saat bangun pagi.

Memang semua serba tak familiar, tak akrab, and some speedbumps are already blocking in the beginning of our road, but it’s not a thing to be afraid of.  Ya dinikmati saja.

Karena rasanya sangat menyenangkan :)

No comments:

Post a Comment